The Meeting

OLYMPUS DIGITAL CAMERA

Blowing wind in the midst of my solitude

alludes to one title that never have I met

Such a sinful soul needs assurances

upon the worthiness of me before Him

“Know Him by His names, O you who believe..

if you hope to meet Him when the time comes” prophet said.

***

This poem is basically my thought to the last surah of surah Al Kahf though I also have another intention in writing it. At the last surah it is stated that if those believers want to meet Allah afterlife, they have to prostate to Allah only, do not associate in the worshio of Allah anyone, and keep doing righteous deeds.

Advertisements

Bapernya dan baperku. Kalau kamu?

Vi, aku lagi baper.” Tiba-tiba aja temenku bilang gitu ke aku. “Opoo? Liat manten anyar ta? Haha.” aku jawab enteng.

Iya sih, tapi aku lebih baper liat orang-orang yang sudah tua tapi masih mesra gitu sama pasangannya.” Aku juga ngerasa gitu sih. Kadang kalau lewat alun-alun ngeliat bapak-ibu sudah tua terus jalannya gandengan tangan gitu rasanya, aw! Terlepas nggandeng tangan itu maksudnya biar sang istri nggak tergoda belanja atau takut hilang, tetep aja sih sweet buat aku.

Si temenku melanjutkan, “Ada Vi, pasangan yang sudah sepuh terus si istri bilang gini ke suaminya… ‘Mas, nanti kalau kamu meninggal biar aku yang mandikan kamu ya.’ Bikin baper gak seh?” Tanyanya yang sebenernya pertanyaan retorika aja.

carl_and_ellie_by_frantastic1993-d9ox1py

Iya, sih. Sweet. Itu tandanya si istri bener-bener taat dan sayang sama si suami, merawat dan mengurusnya sampai akhir hayat. Itu jawabanku. Dan sampai di hari itu, bagiku hal yang bikin aku baper kukira kisah-kasih kakek-nenek yang masih setia sama lain. Semisal dalam film animasi “Up”, cerita antara Carl dan Ellie.

Keesokan harinya aku berkunjung ke rumah mbahku. Bersyukur, mereka masih hidup dan selalu mendoakanku dan anak-cucu mereka yang lain. Menyenangkan rasanya kalau sesekali mereka bercerita tentang masa lalu. Kalau si mbah kakung sering cerita tentang sejarah, baik itu tentang jaman penjajahan sampai tentang ketika peristiwa G30s PKI. Kalau mbah putri yang cerita beda. Agak baper dikit. Garis besarnya sih tentang gimana keras kepalanya mbah kakung milih mbah putri buat jadi istrinya.

“Aku gak gelem kawin nek gak mbe anake Pak Daim (aka mbah Putri).” Ucap mbah putri menirukan gaya mbah kakung. Haha. Ada-ada aja mbah. Anyway, yang mereka ceritakan sebenernya sama-sama tentang sejarah, cuma beda genre aja. Genre cowok dan cewek. Hehehehe.

Tapi kemaren akhirnya aku sadar ada hal lain yang bikin aku baper, liat orang hamil. Jadi kemaren aku dengar kabar kalau bulekku hamil. Seneng banget denger kabar ini. Gatau kenapa seketika aku ngerasa baper, pengen tau gimana rasanya ada nyawa lain dalam tubuh, gimana rasanya kalau ada mahluk kecil manggil kita “ibuk”. Kayaknya seru aja gitu, ditambah rewelnya yang mungkin bisa bikin stress hahaha. Dan aku baru sadar kalau kebanyakan orang-orang disekitarku juga lagi banyak yang hamil.

Terus aku inget kalau dulu pas aku masih kecil, aku pernah ditanyai kalau sudah besar pengen jadi apa. Disaat teman-teman sebayaku menjawab dokter dan guru, jawabanku justru pengen jadi ibu rumah tangga. Konyol sekali rasanya menjawab seperti itu. Karena secara kodrat, nantinya semua wanita ya jadi ibu rumah tangga. Tetapi justru belakangan ini, cita-cita naifku dulu justru jadi cita-citaku (prett) sekarang.

Aku masih ingat ketika sekitar sebulan yang lalu, seorang siswa, badannya kecil dan imut, mengetuk pintu kelas aku mengajar dan meminta ijin untuk menginterview.

Excuse me, Miss. Can I ask you some questions?” tanyanya dalam bahasa Inggris. Aku membungkuk dan menjawab, “Yes, you can. What are your questions?

What’s your dream, Miss?” 

Sontak aku ketawa kecil. Secara refleks aku menjawab, “I want to be a mom.” Langsung si anak mungil ini menatapku sebelum lanjut menulis. “What miss?” “Mom”. Bisa aku lihat dari ekspresinya kalau dia semacam ngerasa aneh. Masak jadi ibu itu cita-cita? Hahaha. Tapi beneran, aku juga nggak bercanda. Profesi apapun nanti nya yang aku pakai buat cari rezeki, aku rasa profesi yang bener bener pengen tak pelajari bener ya jadi ibu. Cuman sih kayaknya antara niat dan tindakan masih belum sinkron. Mehehe. Masih ngerasa sifat dan perilaku jauh dari kualitas seorang ibu yang baik. Ya mungkin emang gini caranya Allah, biar aku siap-siap dulu. Hahaha.

Good deeds over possessions

 

Wealth and children are [but] adornment of the worldly life. But the enduring good deeds are better to your Lord for reward and better for [one’s] hope.

Al Kahfi – 46

To love our possessions is okay, but to put them over Allah is not okay. Remember that we live in this dunya temporarily. Our actual home is hereafter world. Make use of our possessions for our provisions to go to the heavens.

Children that we love dearly are entrusted by Allah. They are also trials for us whether or not we can educate them well to get closer to the owner of the world.

Remember the story of Ibrahim a.s. and Ismail a.s. How they both passed the trials was amazing. Ibrahim a.s. truly loved his his son eventhough they were living miles apart. Once he had the opportunity to visit his son, Allah gave him the test which we have known already what it is. His love for his son was deep, yet his love for Allah was deeper.

Remember the story of Ayyub a.s. He was a righteous and patient person. He was given such trials in which all of his possessions were gone. Also, he was given such a disease that made him more miserable. He lost his wealth and family. His children died. Yet, he was still patient, and his love for Allah was unconditional.

Remember the story of Muhammad s.a.w. and his son, Ibrahim. When he only had Fatimah as his only child, Allah gave him the little Ibrahim which made him so happy. However, Ibrahim didn’t live long enough. Indeed, Muhammad saw. was sad, but he knew that Allah had planned the best for him.

These stories remind us that children, whom we love dearly, and I believe we can sacrifice our wealth just to save them, are trials for us. That we love them in this dunya is important. However, it is far more important that we prepare them and us to walk together to Jannah. It is important to tell them that Allah path is more beautiful than this world and all of its possessions.

Erat Nanti

 

Sepintas

ada perasaan lega

ketika bisa memahami

makna nasihat sang bunda.

Rasa takut itu ada

karena ia adalah pertanda

hati ini masih penuh dengan dosa

Rasa syukur seharusnya terus mengikuti

karena diberi hati yang berempati

oleh Sang Maha Pemberi.

Keyakinan itu selalu ada

bahwa janji Allah itu nyata.

Akan sampai suatu saat nanti

seseorang akan menggenggam tangan ini

dengan erat, lembut, dan pasti

menuntun serta melangkah bersama

menuju telaga kautsar dengan ridho-Nya 

 

 

Pizza Favorit di Jember

Sebenarnya saya enggak ada niatan buat menulis tentang makanan atau kasih review makanan gitu. Soalnya asli saya bukan tipe orang yang rajin-rajin banget kulineran. Baru kulineran kalau lagi diajak temen atau memang ada postingan makanan menggoda seliweran di feed Instagram baru deh penasaran.

Nah, baru baru ini ada satu tempat makan baru (tapi ya gak baru baru amat sih) di Jember yang dari awal udah mencuri perhatian lidah saya. Namanya Pizza Combi. Saya memang pecinta Pizza atau makanan makanan sebangsanya. Jadi pas yang mengajak makan pizza ya saya oke oke aja.

Dan ternyata jenis pizza disini enak banget, cocok lah buat lidah saya. Rotinya lebih tipis dari kebab jadi rasa topingnya lebih menonjol. Pertama kali saya mencoba rasa meat lovers dan itu enak. Hari ini saya datang lagi mencoba rasa white combi, something spicy gitu (lupa), Hawaiian, dan black paper. Enak cucok meong.

Kalau disuruh milih mana yang paling recommended saya bingung soalnya tiap rasa sama-sama enaknya tapi punya ciri khas yang berbeda aja. Oh iya, kalau kamu pesen pizza disini, kamu bisa pesan 2 macam rasa dalam satu pan pizza sekaligus. Yah lumayan, dan harganya juga masih terjangkau dan sesuai kok dilihat dari rasa pizzanya. Hanya saja,  yang kurang memuaskan bagi saya yaitu minumannya. Hehe. Kurang recommended. Saya lebih nyaman pesan cola aja soalnya minuman yang lain rasanya gitu gitu aja. Kurang sesuai sama harganya. 🙊

But definitely I will come back!

The Smiths – Ask

Shyness is nice, and
shyness can stop you
from doing all the things in life 
you’d like to

So, if there’s something you’d like to try
If there’s something you’d like to try
Ask me, I won’t say “No”, how could I?

Coyness is nice, and
coyness can stop you
from saying all the things in 
life you’d like to

Spending warm summer days indoors,
writing frightening verse
to a bucktoothed girl in Luxembourg

Ask me, ask me, ask me
ask me, ask me, ask me

Because if it’s not love
then it’s the bomb, the bomb, the bom,
the bomb, the bomb, the bomb, the bomb
that will bring us together

Nature is a language.
Can’t you read?
Nature is a language.
Can’t you read?

So, ask me, ask me, ask me
ask me, ask me, ask me

A Visitor

​Meeting someone in life is something that’s actually astonishing.

That’s because he brings himself with his past, present, and his future.

That’s because someone’s whole life comes along.

The heart is fragile.

Therefore, it might have been broken.

That heart is coming too.

– Because this is My First Life-