Menuju Tujuan

Tidak. Aku tidak bisa mengambil seribu langkah. Terlalu berat bagiku.
Untuk saat ini aku hanya bisa merangkak perlahan-lahan untuk sampai tujuan.
Perjalananku masih jauh, sangat jauh.
Perjalananku butuh waktu lama, sangat lama, seribu tahun pun belum tentu cukup.
Tapi aku berharap dan aku yakin aku sedang menuju kepada tujuanku.
Karenanya aku ingin menikmati setiap proses yang kutempuh..
Merangkak, berdiri, berjalan, berlari. Ya aku akan belajar.

Advertisements

Mungkin Terdengar Basi, tapi Penipuan Lewat Telpon Masih Sering Terjadi

Malam ini keluarga saya ditimpa musibah. Orang tua saya terkena penipuan lewat telpon dan kami diminta untuk menstransfer uang senilai Rp 6 Juta ke sebuah nomor rekening yang diminta.

Berikut ceritanya.

Saat itu saya keluar bersama teman-teman saya dan tiba-tiba kakak saya menelpon dan menanyakan kabar orang tua saya dan dia menanyakan sebuah nomor, entah nomor siapa. Saat itu saya hanya bertanya

“Ada apa, Mas? Kamu di tipu ta?”

Tapi kakak saya hanya bilang tidak apa-apa dan meminta saya untuk pulang secepatnya. Ketika pulang, orang tua saya sedang tidak ada dirumah. Awalnya saya biasa, saya coba telpon kakak saya tapi telponnya sibuk terus, saya sms tidak dibalas-balas, intinya susah atau tidak bisa dihubungi. Seketika saya cemas dan banyak pikiran, takut sesuatu terjadi pada orang tua saya. Kemudian saya menemukan nomor telpon yang persis dengan nomor yang kakak saya tanyakan. Rasanya aneh, tapi cemas juga. Sampai akhirnya orang tua saya pulang dengan muka pucat. Ketara sekali kalau terjadi sesuatu.

Continue reading

Writings: Mudlie, the Brave Rabbit in Wonderland (Part 1)

Mudlie, the Brave Rabbit in Wonderland

(Part 1)

by Fiskavia

Once upon a time, there lived a small rabbit in the Wonderland named Mudlie. He was very well-known among creatures in the Wonderland because of his remarkable stories. He told everyone that he ever went to Enchanted Forest, a mysterious realm that no one ever dared to go.
Continue reading