Waduk Jatirono, Kalibaru, Banyuwangi: Oase di Tengah Kepenatan

Waduk Jatirono Kalibaru

Waduk Jatirono, Kalibaru, Banyuwangi

Memang susah-susah gampang menemukan teman yang sama-sama hobi keluyuran dan mudah untuk diajak jalan kemana-mana, alias gampangan diajak jalan jalan. Hahaha. Yah untungnya saya punya lah, meskipun cuma satu yang setia menemani. Bisa diajak kemana-mana saat otak mulai penat. Teman semacam ini patut dijaga dan dilestarikan! Siapa? Emyl lah.. siapa lagi yang paling intens muncul di blog ini kalo engga dia. XD

Jadi, beberapa minggu yang lalu saya dan Emyl jalan-jalan ke waduk Jatirono di kecamatan Kalibaru kota Banyuwangi. Letaknya tidak jauh dari stasiun Kalibaru, mungkin hanya 5 km atau 15 menit perjalanan menggunakan sepeda motor dari stasiun Kalibaru. Akses menuju waduk cukuplah mudah. Tinggal ikuti saja petunjuk dari Google Map, insya Allah sampai.

Sesampainya disana, kami parkir sepeda dibawah pohon dekat dengan musholla. Saya celingak-celinguk mencari loket untuk membeli karcis. Tidak ada loket. Tidak terlihat ada penjaga. Sepi. Dalam hati saya berharap semoga aja penjaganya belum dateng, masih terlelap dalam tidurnya. Kan lumayan uang karcis bisa disimpan buat beli bakso. Hahahaha.  Tapi ternyata engga lama setelah kami menaruh barang-barang bawaan, tuk ku tuk ku tuk… penjaganya datang dan menarik karcis dengan harga Rp 5000 per orang. Gak jadi gretongan wkw. Tapi engga papa lah, ini sudah murah banget karcisnya. hehe

Waduk Jatirono Kalibaru

Baru sampai. Ayunan dulu

Waduk Jatirono Kalibaru

Eksis dulu sebelum nyebur. Suka banget lah sama pemandangannya!

Saya suka banget sama tempat ini. Perpaduan pemandangan hijau dari pohon-pohon yang menjulang di sisi-sisi waduk, pantulan air waduk yang berwarna hijau lumut, dan suara gemericik air sungguh syahdu. Ciamik sekali! Terlihat sekali waduk ini masih alami. Airnya jernih dan segeeeerrr banget. Namun, perlu diketahui kedalaman waduk bisa mencapai 4 meter. Jadi jangan asal nyemplung ke waduk kalau engga bisa renang seperti saya hehe. Tapi engga usah khawatir… Buat kita yang cuma bisa renang gaya batu masih bisa main-main air kok. Di salah satu sisi waduk, terdapat kolam-kolam yang aman dengan kedalaman sekitar 1,5 meter.  Jadi engga bakal tenggelam. Hore!

Aroma kolam di waduk ini khas kalo kataku. Ya engga bau kaporit kayak di kolam renang yang ada di kota-kota, tapi juga engga amis meskipun di sekitar waduk kita jumpai ikan-ikan kecil. Somehow, aroma kolam ini mengingatkan masa kecil saya. Dulu, saya dan sepupu-sepupu saya hobi banget mandi di kolam ikan kakek saya. Kami dikasih ijin buat mandi, asal.. kami harus membersihkan kolam ikan dulu sampai bersih. Jumlah pasukan krucil-krucil ada banyak, jadi enggak kerasa capek nyikat kolam. Yang penting kita seneng, yang penting mandi kolam! 🙂

Waduk Jatirono Kalibaru Banyuwangi

Jernih dan segarrr sekali airnya

Waduk Jatirono Kalibaru

Cuma bisa sampe sini aja. Engga bisa renang soalnya hahaha. Yang penting mandi kolam!

Irigasi di Waduk Jatirono Kalibaru

Air dari waduk dipakai untuk irigasi di perkebunan

Rumah pohon Jatirono

Ada rumah kayunya juga, lo

Waduk Jatirono Kalibaru Banyuwangi

Waduk dari atas rumah kayu

Over all, tempat ini bisa banget bikin badan dan otak fresh. Perpaduan air sama pohon-pohon yang masih rindang.. wuih.. bikin lupain skripsi sementara waktu hahahaha. Sukses banget menjadi oase di tengah kehausan saya akan alam. Recommended banget lah tempat ini! Ini ada cuplikan video singkat editan abal-abal. Hahaha. Cekidot aja lah.

Engga puas main ke waduk aja, kami mampir di perkebunan kayu di Garahan. Lokasi ini lumayan lagi hits di kalangan anak muda Jember soalnya Instagramable gitu. Lucunya, pas kami sampai di tempat, kami sempat ragu.. takut tidak diijinkan buat main-main di tempat ini. So, kami minta ijin dulu. Dan ternyata para petugas perkebunan justru menyarankan kami buat foto-foto dan diberi tahu spot-spot yang biasa dipake sama anak hits buat berfoto-foto ria. Huahaha tau aja nih bapak maunya anak muda. Rugi lah kalo mampir gak foto-foto! 😀 Lanjut, bapak itu juga bilang, kalo disini sering juga dibuat lokasi buat foto pra-wedding. So, hati-hati yang buat para single yang kesini. Bisa-bisa makin baper kalo ketemu couple-couple lagi foto pra wedding hehe.

Perkebunan Kayu Garahan

Perkebunan Kayu Garahan, Jember

Perkebunan Kayu Garahan

Candid, biar keren

travel mate

Ini dia travel mate saya yang paling oke!

Wuahaha, foto-fotonya seabrek. Maklumi aja ya, lagi pengen eksis. That’s all guys. Thanks for reading and see you!

Waduk Jatirono, Kalibaru, Banyuwangi

Advertisements

8 thoughts on “Waduk Jatirono, Kalibaru, Banyuwangi: Oase di Tengah Kepenatan

  1. Unik ya waduknya, satu sisinya dibuat semacam kolam begitu jadi bisa buat berenang-renang aman :hehe. Airnya kayaknya masih murni banget itu makanya bisa tetap jernih dan tidak berbau amis. Pastinya segar banget. Jadi iri, puas sekali di sana menghirup udara segar, di Jakarta adanya malah hutan beton dan udaranya kecampur asap knalpot :huhu.
    Ditunggu cerita selanjutnya!

    Liked by 1 person

    • Iya, untung banget ada kolamnya. Zonk banget kalo udah kesana gak bisa main air hehe. wah, menetap di Jakarta? saya cuma sekali kesana. kesannya panas sama macet. ehehe. semoga betah ya..

      Like

    • Waduh maaf, saya kurang paham kalau soal itu. Saya bukan orang asli Banyuwangi hehe. Saya cuma pake google maps aja, tp jalan yang saya pake sepertinya bisa juga untuk mobil…

      Like

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s